Minggu, 25 November 2018

Perangkat Lunak Jaringan (13/11/2018)

BOOTLOADER

Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk  (contohnya GRUB dan LILO). Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk karena pada hard disk tersebut memiliki lebih dari 1 sistem operasi. Boot Loader ini, dimuat pada BIOS komputer, yang kemudian digunakan untuk memanggil kernel suatu sistem operasi.

erdapat 2 jenis Boot Loader pada GNU/Linux, yaitu GRUB dan LILO

  • GRUB
    GRUB (GRand Unified Bootloader), adalah Boot Loader yang disediakan oleh GNU dan merupakan proyek dari GNU. GRUB banyak digunakan pada berbagai macam distro GNU/Linux. Karena GRUB banyak digunakan oleh berbagai macam distro GNU/Linux, maka perkembangan GRUB-pun menjadi pesat. Saat ini, terdapat versi ke-2 GRUB, yaitu GRUB2yang sudah ada pada GNU/Linux Ubuntu 10.10.
  • LILO (LInux LOader), adalah Boot Loader yang terdapat pada sistem operasi GNU/Linux Red Hat dan turunannya. Biasanya, LILO sering di-set sesuai kebutuhan penggunanya. Banyak menu konfigurasi yang disediakan oleh LILO, dan LILO-pun dapat di-install dan di-uninstall
  1. Pada saat menyalakan komputer




    default=0 : Tulisan OS (centos) akan tebal
    default 1 : 
    Tulisan OS (Windows) akan tebal
  2. Mengatur Timeout


    Timeout=5 berarti waktu menunggu sampai user memilih pilihan adalah 5detik
  3. Mengubah Warna Tampilan Bootloader



  4. Mengubah tampilan Background Bootloader
    Langkah - Langkahnya :
  • Pastikan foto telah tersedia di pc
  • Crop dan edit foto dengan Apps Edit yang ada di CentOs. Dengan ukuran 480 X 680
  • Buka apikasi lalu pilih pengatur kontras Warna atau RGB ubah dari 1,400-an warna menjadi 14 (CentOs hanya mengenal 14 warna Dasasr)
  • Kemudian simpan Foto dengan Format XPM dan ekstrak foto.
  • Setelah itu buka terminal pada centos masuk ke Super User, dan Masuk ke VI boot/grub/menu.lit
  •    Lalu ubah SplashImage menjadi menjadi nama File foto yang di ekstrak, kemudian save dan keluar.
  • Reboot

    Hasil uji coba di lab  :


Thankyouu :)


sumber materi : Asisten Lab 
Link Pretest : https://sttplnmy.sharepoint.com/personal/widya1731365_sttpln_ac_id/_layouts/15/onedrive.aspx?id=%2Fpersonal%2Fwidya1731365_sttpln_ac_id%2FDocuments%2FPLJ%2FIMG_20181125_220659%2Ejpg&parent=%2Fpersonal%2Fwidya1731365_sttpln_ac_id%2FDocuments%2FPLJ



Tidak ada komentar:

Posting Komentar